Kegiatan Belajar Mengajar di SMP Negeri 3 Tanjung lumpuh total setelah beberapa ruang kelas, ruang guru, ruang tata usaha serta beberapa ruangan lain tergenang air setelah terguyur hujan lebat Selasa, 1 Januari 2020. Namun kejadian itu cuma berlangsung selama 3 hari, setelah guru dan pegawai serta dibantu oleh siswa - siswi untuk bergotong royong membersihkan lumpur dan genangan air suasana kembali kondusif, sehingga pada hari Senin, 7 Januari 2020 kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 3 Tanjung kembali normal.
Monday, January 13, 2020
KBM SMP NEGERI 3 TANJUNG LUMPUH
Kegiatan Belajar Mengajar di SMP Negeri 3 Tanjung lumpuh total setelah beberapa ruang kelas, ruang guru, ruang tata usaha serta beberapa ruangan lain tergenang air setelah terguyur hujan lebat Selasa, 1 Januari 2020. Namun kejadian itu cuma berlangsung selama 3 hari, setelah guru dan pegawai serta dibantu oleh siswa - siswi untuk bergotong royong membersihkan lumpur dan genangan air suasana kembali kondusif, sehingga pada hari Senin, 7 Januari 2020 kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 3 Tanjung kembali normal.
Tuesday, August 20, 2019
PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN DARI “ANEMIA”
Foto: Penyuluhan dari Puskesmas Tanjung tentang "Anemia"
Tanjung – SMPN
3 Tanjung kembali kedatangan para petugas kesehatan dari Puskesmas Tanjung,
Lombok Utara. Bukan untuk mencari siapa yang sakit, melainkan memberikan
penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan dari Anemia. Kegiatan
tersebut berlangsung dari pukul 10.00 WITA.
Foto : Siswa-siswi sedang mendengarkan penjelasan dari petugas kesehatan Puskesmas Tanjung
“Anemia
merupakan salah satu penyakit dimana tubuh kekurangan sel darah yang mengandung
hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh.” Ujar salah satu
pemateri dari Puskesmas Tanjung.
Anemia dapat
dirasakan oleh siapa saja tanpa terkecuali pelajar. Bahkan para pelajar rentan
terkena anemia. Apa penyebabnya? Karena pelajar lebih aktif dalam beraktifitas,
terutama para pelajar putri karena selain banyaknya aktifitas di sekolah maupun
di rumah mereka juga mengalami menstruasi. Faktor tersebutlah yang
mengakibatkan para pelajar (remaja) lebih rentan terkena anemia.
Anemia dapat
terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan
sampai berat. Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia
dapat dicegah dengan mengatur pola makan, diantaranya :
a.
Makan
makanan yang kaya akan zat besi seperti daging sapi, kacang-kacangan dan lain
sebagainya.
b.
Makan
makanan yang kaya akan asam folat seperti buah-buahan, kacang hijau dan
lain-lain.
c.
Makanan
yang kaya akan vitamin B12.
d.
Makanan
dan minuman yang banyak mengandung vitamin C.
KURBAN UNTUK MENDIDIK SISWA
Foto: Proses pemotongan hewan kurban (sapi).
Tanjung – Kurban
merupakan suatu kegiatan yang mengajarkan kepada umat Islam untuk lebih
bertaqwa kepada Allah SWT. Hal inilah yang mulai dididik oleh pendidik yang ada
di SMPN 3 Tanjung, mengajarkan kepada siswa/siswinya beragama Islam untuk
mengetahui arti penting berkurban. Kegiatan berkurban di sekolah ini sudah
mulai diajarkan dari tahun 1997 sampai dengan saat ini (tahun 2019) baik itu
berupa kambing ataupun sapi.
Tahun ini SMPN
3 Tanjung kembali berkurban seekor sapi dengan melibatkan seluruh warga
sekolah. Semua warga sekolah turut andil pada kegiatan tersebut baik dari mulai
proses mencari sapi, pemotongan hingga pendistribusian kepada siswa yang berhak
menerima. Sekitar 150 siswa/I penerima kurban tahun ini.
Foto: Pendistribusian daging kurban kepada 150 siswa penerima kurban
“Kurban ini
mengajarkan kepada siswa dan siswi khusunya yang ada di SMPN 3 Tanjung ini
untuk belajar ikhlas dan harus berbagi serta taat kepada perintah Allah SWT.”
Jelas Bapak Mujitahid (guru Agama Islam)
Kurban dapat
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT serta meningkatkan
rasa kasih sayang terhadap sesama manusia.
Monday, August 5, 2019
UPACARA PARIPURNA DAN PRESTASI
Foto: Upacara Paripurna
Tanjung
– Kegiatan Upacara Bendera di SMP Negeri 3 Tanjung kali ini berbeda, selain
petugas dari pengurus OSIS, upacara paripurna kali ini dilengkapi dengan
sejumlah prestasi dari siswa-siswinya. Prestasi tersebut pada bidang
ekstrakurikuler basket dan atletik. Basket meraih juara 1 untuk tim putra dan
juara 3 untuk tim putri, serta juara 3 pada cabang olahraga atletik atas nama Rani
Astuti.
Foto: Dandi Pramana (Ketua OSIS dan Kapten Tim Basket), juara 1 even POPKAB
“Ini merupakan suatu kebanggan untuk
kita semua, prestasi tidak hanya diraih pada bidang akademik saja tapi pada
bidang non-akademik juga bisa, kalian harus mencontohi teman-temanmu yang
didepan ini.” Tegas Ibu Ni Luh Tesi, S.Pd (Kepala Sekolah SMPN 3 Tanjung).
Prestasi tersebut diraih pada kegiatan Pekan Olahraga Pelajar
Kabupaten Lombok Utara (POPKAB) yang diikuti oleh pelajar tingkat SD/Mi dan
SMP/MTs. Jumlah keseluruhan atlit yang ikut pada even tersebut yakni 700 atlit
dengan mempertandingkan empat cabor untuk tingkat SD/Mi dan delapan cabor untuk
tingkat SMP/MTs.
Wednesday, July 31, 2019
WAHANA VISI MERANGKUL NEGERI
Tanjung – Wahana Visi merupakan yayasan sosial kemanusiaan yang
bekerja untuk membuat perubahan yang berkesinambungan pada kehidupan anak,
keluarga, dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Hari Senin 29 Juli 2019 lalu,
Wahana Visi berkunjung ke SMPN 3 Tanjung untuk mensosialisasikan program
tentang sekolah aman bencana dan kekerasan terhadap anak. Program ini merupakan
tindaklanjut dari pertemuan sebelumnya ketika kegiatan Pengenalan Lingkungan
Sekolah (PLS) di sekolah tersebut berlangsung.
Foto: kegiatan sosialisasi program oleh Wahana Visi
Lutfi salah satu pembicara dari
Wahana Visi menjelaskan “untuk di sekolah-sekolah terutama di SMPN 3 Tanjung
ini harus memiliki cara untuk mengatasi kekerasan terhadap anak dan menjadikan
sekolah aman bencana dengan membuat jalur evakuasi.” Kegiatan tersebut diadakan
untuk membantu sekolah dalam hal menangani kasus kekerasan terhadap anak baik
itu berupa bullying, perkelahian yang mengakibatkan cacat fisik, kasus anak
yang tidak bisa ditangani oleh pihak sekolah dan sebagainya, termasuk juga mempersiapkan
sekolah aman bencana dengan membuatkan jalur evakuasi dan titik kumpul yang baik.
Kegiatan tersebut berlangsung selama
dua hari, mulai dari hari senin 29 Juli sampai selasa 30 Juli 2019 di SMPN 3
Tanjung. Pada senin lalu, kegiatan berfokus pada sosialisasi program kekerasan
terhadap anak dan sekolah aman bencana yang diikuti oleh dewan guru dan staf
tata usaha. Sementara, hari selasa 30 Juli 2019 kegiatan dilanjutkan dengan
praktik hasil dari pertemuan sebelumnya yang diikuti oleh siswa-siswi SMPN 3
Tanjung. Kegiatan berlangsung meriah, siswa-siswi antusias dalam kegiatan
tersebut. Kegiatan diakhiri dengan simulasi tanggap bencana, siswa-siswi SMPN 3
Tanjung diajarkan cara meloloskan diri jika tiba-tiba terjadi bencana gempa
bumi disaat mereka sedang berada di dalam ruangan.

















