SELAMAT DATANG DI SEPUTAR SMP NEGERI 3 TANJUNG

Memuat Info Terkini Tentang Program dan Kegiatan Sekolah.

KEGIATAN SMP NEGERI 3 TANJUNG

Liputan Secara Langsung Kegiatan Sekolah dan Serba Serbi Kejadian Unik dan Menarik.

GURU PEMBELAJAR

Memuat Kegiatan Pembelajaran Guru dalam Rangka Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

PEMBELAJARAN SISWA

Meliput Secara Real Time Kegiatan Pembelajaran Siswa.

SALAM REDAKSI

Tim Redaksi : Wayan Subadre, S.Pd (Editor), Sukradi, S.Sos (Penulis).

Showing posts with label Pembelajaran Siswa. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran Siswa. Show all posts

Tuesday, February 26, 2019

HARI KEDUA UJIAN PRAKTEK BERLANGSUNG LANCAR



Ujian Praktek hari kedua siswa diuji dua mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Sesuai jadwal jam pertama ujian dilaksanakan pada pukul 07.30 Wita dengan mata pelajaran bahasa Inggris.


Ujian Praktek Bahasa Inggris dilaksanakan di ruang laboratorium IPA dengan Penguji I Sukradi, S.Sos, Penguji II Aptri Syaerulyatun, S.Pd. Materi uji  kali ini masih seperti setahun silam yaitu menyusun teks prosedur dan praktek membaca teks prosedur. Untuk ujian tahun ini disederhanakan yaitu tidak menyajikan jenis makanan pasalnya mempertimbangkan berbagai hal terkait efek domino dari gempa 7.0 magnitudo tahun silam.


Terkait dengan aspek penilaian ditentukan beberapa kriteria yaitu gramatikal, kosa kata, penampilan, kelancaran  dan  lafal. Teks prosedur yang diuji dikhususkan mengenai resep makanan dan minuman nusantara.


Salah satu peserta ujian Deni Rahman ketika diminta pendapatnya mengenai ujian praktek teks prosedur ini mengatakan bahwa cukup kesulitan dalam membuat teks prosedur dan dalam melafalkan kosa kata. ”cara membaca kata-katanya sulit. Lain tulisan lain bacaannya”, ungkapnya sembari menunggu giliran.

Ujian Praktek Bahasa Inggris usai pukul 10.10 Wita. Peserta rehat sejenak. Siswa memanfaatkan waktu istirahat dengan menikmati kudapan. Tepat pukul 10.30 Wita ujian Bahasa Indonesia dimulai. Ujian jam kedua ini siswa kelas IX melaksanakan ujian di kelas masing-masing.


Menurut salah satu tim Penguji Kunin Nasikah S.Pd ketika ditanya mengenai materi ujian praktek menjelaskan bahwa materi yang diuji adalah membuat surat resmi tentang permohonan izin mengadakan kegiatan memperingati hari sumpah pemuda di aula SMPN 3 Tanjung. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh Pengurus OSIS SMPN 3 Tanjung. Sedangkan materi kedua adalah membuat majalah dinding (mading). Mading ini dibuat di kertas karton atau sterofoam. Tema mading yaitu  Hidup Sehat, Literasi Sekolah dan Perangi Narkoba. Untuk praktek mading dikumpulkan paling lambat 1 Maret mendatang.

Hari kedua pelaksanaan ujian praktek lancar, tertib dan terkendali. Para peserta ujian tampak berfikir keras merangkai kata menyusun kalimat yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa baku. Ujian usai sekitar pukul 11.30 Wita.
.

Monday, February 25, 2019

UJIAN PRAKTEK PERDANA DIHELAT DI SMP NEGERI 3 TANJUNG



Ujian Praktek Tahun Pelajaran 2018/2019 diadakan di SMP Negeri 3 Tanjung Senin, 25 Februari 2019. Ujian praktek hari pertama ini siswa mengikuti ujian Pendidikan Agama. Pendidikan Agama yang dimaksud adalah Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Hindu dan Agama Budha.


Siswa Agama Islam mengikuti 3 materi uji yaitu Mengaji, praktek tata cara wudhu dan Praktek kaifiat Shalat Subuh. Pelaksanaan ujian Praktek Agama Islam diadakan di ruang Laboratorium IPA dengan Penguji I Mujitahid, S.Ag dan Penguji II Muhamad Gapur, S.PdI.


Salah satu tim Penguji PAI Muhamad Gapur, S.Pd ketika ditanya terkait Materi ujian Praktek menjelaskan bahwa ada  tiga hal yang diujikan yaitu 1. Praktek wudhu yang benar dengan lafaz doa sesudah wudhu, 2.Membaca ayat quran dengan fasih dan benar, 3. Praktek sholat subuh lengkap dengan bacaan doa qunut.

Selanjutnya Pria kelahiran Orong Ramput ini memaparkan aspek penilaian Ujian Praktek PAI yaitu : untuk wudhu Rukun wudhu skor 4, lapz niat skor 3 Doa setelah wudhu 3 jumlah 10. Membaca Quran aspek yang dinilai adalah Makharijul huruf  skor 4, hokum bacaan tajwid skor 3 ,fashah/kelancaran skor 4. Untuk Ujian Praktek shalat aspek yang dinilai adalah rukun shalat skor 3, bacaan shalat skor 3,tuma`ninah skor 2 dan kerapian  skor 2.


Salah satu peserta ujian Agama Islam Khusnul Qinam ketika ditanya tentang  ujian praktek kali ini mengatakan bahwa ia mengalami kesulitan dalam praktek shalat subuh.” Saya baru hafal setengah dari bacaan qunut subuh”, ujarnya.Siswi yang berasal dari Telok dalem desa ini hanya melempar senyum ketika ditanya mengenai pelaksanaan shalat sehari-hari di rumah.

Sementara itu siswa beragama Hindu melaksanakan ujian praktek di ruang Perpustakaan lama.Tampak alat-alat upacara diatur rapi.Dua Penguji siap menjalankan tugas tahunan ini. Penguji I Ni Luh Sri Anggreni, S.Ag, Penguji II Dewa Putu Suarbawa, S.Pd.


Ni Luh Sri Anggreni, S.Ag ketika diminta penjelasannya mengenai ujian kali ini mengatakan bahwa materi yang diujikan adalah membuat canang sari,Puji Trisandya dan Panca Sembah.Di sela kesibukannya menguji para siswa Ibu yang bermukim di Pemenang ini menjelaskan aspek penilaian yaitu 1. Canangsari dinilai kelengkapan bahan,kerapian,keindahan,sesuai dengan arah Nawa Dewata.Puja Tri Sandya yang dinilai adalah sikap tubuh dan ketepatan mantram.Kramaning Panca Sembah yang dinilai posisi tangan dan ketepatan mantram.


Terkait dengan Materi ujian salah satu Peserta Wayan Budiasti mengatakan  bahwa materi yang diujikan tidak asing lagi pasalnya materi persembahyangan yang dilaksakanakan saban hari termasuk membuat canangsari. ”Buat canang itu mudah, kerjaan sehari-hari”, tandasnya sembari menunggu giliran ujian.


Pelaksanaan Ujian Praktek Agama Budha diadakan di ruang Perpustakaan lama. Penguji Ujian Praktek Agama Budha Dewi Kusumawati, S.Ag. Materi yang diujikan adalah Praktek Puja Bakti dan Lagu Buddhis.

Dari pantauan Penulis Pelaksanaan Ujian Praktek hari pertama ini berlangsung lancar, aman, dan tertib. Ujian Praktek perdana ini dimulai pukul 07.30 Wita.

Saturday, February 23, 2019

APLIKASI SIMULASI CBT UN SMP TAHUN 2019


Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Berikut ini link download Aplikasi CBT UN SMP Tahun 2019 yang dapat digunakan untuk bahan latihan untuk siswa.



Monday, February 11, 2019

SISWA KELAS IX 5 PRAKTEK MEMBUAT STRING ART


Raja siang menghampiri ubun-ubun.Panas mentari mengoyak ruang kelas IX-5. Gerah tak terhindarkan. Sesekali angin sepoi datang menawarkan kesejukan. Tapi panas semakin menyengat. Tak terasa keringat mengalir dari pelipis. Buku di tangan dikipas-kipas. Jam terakhir siswa belajar Prakarya. Guru mata pelajaran Prakarya diajarkan oleh Desak Putu Rina A.S.Pd.


Di tengah panasnya ruang kelas darurat guru muda ini menjelaskan materi dengan lugas dan detail. Materi kali ini adalah cara membuat string arts. String arts adalah seni senar yaitu menghubungkan titik-titik pada papan yang telah dipaku dengan benang yang berwarna warni.



Siswa dibagi menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok membuat 1 buah string arts. Lembut gemulai jari jemari menarik benang kemudian dtambatkan ke sejumlah paku-paku yang dipatok pada sebuah papan kecil. Pandangan mata seperti focus kearah papan.Mereka mengerjakan kreasi ini secara bergiliran oleh anggota kelompok.Ada yang memegang papan agar tak bergerak. Yang lain memberikan gulungan benang yang akan ditambat ke paku. ”Kita ikuti pola. Polanya seragam tiap kelompok yaitu pola bunga kaktus”, tukas Raden Agung memberikan penjelasan.


Sementara itu Guru mapel  Prakarya Desak Putu Rina, S.Pd menghampiri kelompok demi kelompok sesekali memberikan arahan dan memastikan bahwa kerja kelompok sesuai dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan sebelumnya. Membuat string Art dengan media campuran ini cukup mudah dan sederhana. Berikut cara membuat string art :

Alat     : Palu dan gunting.
Bahan : Papan,paku , benang wol,pensil dan sketsa

Cara Kerja :

  1. Siapkan papan berukuran 20x 30 cm
  2. Tempel sketsa gambar pada papan,paku sketsa tersebut dengan menyisakan setengah tinggi paku.
  3. Ikat benang wol pada paku tersebut,jalin benang antar paku sampai selesai sesuai bentuk yang diinginkan.

Saturday, February 9, 2019

AKSI KEBERSIHAN DIHELAT DI SMP NEGERI 3 TANJUNG


Jarum detik menyeruak sepi. Rerumputan bercengkrama dengan tetes embun. Burung pipit  berkicau sembari menari dari ranting ke ranting. Langit kelabu dan sinar mentari berkilauan dari sela-sela daun. Cuaca begitu cerah secerah wajah para pencari ilmu. Langkah-langkah kecil namun pasti menapaki pintu gerbang sekolah.


Para siswa bergegas menuju halaman tengah. Mereka berkumpul persis di depan ruang Tata Usaha. Sementara di depan ruang lobi Pembina OSIS Raden Azmi Abdullah, S.Pd memberikan arahan. Dalam arahannya pria muda berparas menawan ini memberikan instruksi kepada seluruh siswa untuk kerja bakti. Jam pertama saban Sabtu adalah SKJ. Kegiatan SKJ diganti dengan aksi kebersihan.



“Aksi kebersihan hari ini fokus membersihkan kelas masing-masing. Ada beberapa kelas terlihat belum bersih. Sampah kertas berserakan. Kepada siswa yang piket membersihkan kelas. Sedangkan siswa yang tidak piket membersihkan sampah di sekitar kelasnya”, jelas Alumnus Unram ini.

“Khusus untuk siswa kelas VII-3, VII-4 dan VII-5 membersihkan saluran/got, merapikan tanaman dan membersihkan rumput liar yang tumbuh di taman“, tandasnya. Pembagian tugas usai. Aksi kebersihan dimulai.



Kerja bakti ini merupakan kegiatan berkala setiap hari Sabtu jam pertama. Lazimnya dilakukan selama 15 menit setelah SKJ. Tetapi pasca gempa 7.0 Magnitudo enam bulan silam SKJ terhenti pasalnya halaman sekolah dibangun  sekolah darurat. ”SKJ bisa dilakukan mulai sabtu akan datang. Kita laksanakan di halaman depan”, terang Zulva Kartasasmita, S.Pd selaku Pembina SKJ.

Terkait dengan aksi kebersihan ini Pembina OSIS Raden Azmi Abdullah, S.Pd berencana untuk memanfaatkan sampah non organik dengan cara daur ulang. ”Insya Allah kita buat program mengolah sampah plastik menjadi barang bermanfaat seperti botol plastik bisa jadi pot bunga atau kursi”, ujarnya disela-sela kesibukan mengontrol aksi kebersihan. ”Program ini akan kita mulai dari OSIS”, terangnya.

VIDEO PEMBELAJARAN LUAS DAERAH YANG DIARSIR (MATEMATIKA SMP)


Dalam menentukan luas daeRah arsiran, pasti kita terkadang merasa kesulitan Bagaimana menghitungnya? Menggunakan rumus apa?. Nah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara menghitung luas daerah yang diarsir dengan macam-macam bangun datar.
Sebelum itu, yang paling penting adalah pemahaman konsep luas bangun datar, karena konsep tersebut yang menjadi rumus dasar yang akan digunakan untuk menghitung luas daerah yang diarsir. Jika sudah paham konsepnya, maka kita dapat menghitung luas daerah dengan berbagai macam, dan tidak mengalami kesulitan.
Selain itu, kecerdikan dan imajinasi juga dibutuhkan dalam mengubah bentuk arsiran menjadi bangun datar lain yang lebih mudah juga dapat membantu menghitung luas daerah yang diarsir. Berikut ini beberapa video pembelajaran luas daerah yang diarsir. Yuk kita simak 

CONTOH 1

CONTOH 2
CONTOH 3

CONTOH 4

CONTOH 5

Selamat belajar.

Wednesday, February 6, 2019

"MENULIS PUISI ITU MUDAH DAN ASYIK"



Jam pertama pembelajaran baru saja dimulai di kelas VIII3.Mata  pelajaran awal Bahasa Indonesia diajarkan oleh Fitriatiningsih,S.Pd.Materi kali ini siswa dibimbing menulis dan membaca puisi.Mengawali pembahasannya Alumnus Universitas Muhammadiyah Mataram ini memperkenalkan pengertian Puisi.


“Puisi adalah teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan dengan mengutamakan keindahan kata-kata”, jelasnya.”Puisi mengungkapkan berbagai hal.Kerinduan,kegelisahan atau pengagungan kepada sang khaliq”, imbuhnya.


Selanjutnya ibu guru yang mengidolakan publik figur Siti Nrhaliza ini memaparkan unsur-unsur puisi yaitu a . majas dan irama, penggunaan kata-kata konotasi, kata-kata berlambang dan pengimajinasian dalam puisi.

Satu persatu unsur puisi dikupas tuntas.Majas dan irama meliputi bahasa kias yang menimbulkan kesan,bunyi yang teratur dan berulang.Konotasi berarti makna yang tidak sebenarnya dan lambang merupakan gambar,tanda,kata yang menyatakan maksud  tertentu.Pengimajinasian merupakan kata-kata yang menimbulkan khayalan.

Separuh jam pelajaran sudah terlampaui.KBM dilanjutkan dengan memperkenalkan puisi-puisi karya Penyair Nusantara.Puisi puisi itu antara lain Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono,Gadis Peminta-minta karya Toto Sudarto Bachtiar, Tengadah ke Bintang-bintang karya Dr.Ir Jujun S.Surjasumantri serta Puisi berjudul Doa karya Chairil Anwar.


Menurut wanita kelahiran Dompu  ini para siswa lebih banyak membaca puisi doa karya Chaeril Anwar.”Puisi doa karya chaeril Anwar paling banyak diminati siswa”, tukasnya disela-sela kesibukannya membimbing siswa praktek baca puisi

Lain halnya dengan Rio Pandita.Siswa yang duduk di pojok belakang ini mengatakan bahwa ia lebih suka menulis  dan membaca puisi karyanya sendiri.” Judul puisi saya kelas.Menulis puisi itu mudah dan asyik”,ujar siswa yang berasal dari Karang Gebang ini.

Monday, February 4, 2019

KUNCI SUKSES ADALAH DISIPLIN DAN KERJA KERAS



Upacara bendera paripurna diadakan di SMP Negeri 3 Tanjung Senin 4 Februari 2019.Upacara ini dihadiri oleh Kepala SMP Negeri 3 Tanjung Ni Luh Tesi,S.Pd,Dewan guru dan sejumlah Staf Tata Usaha.


Bertindak selaku Pembina upacara Ni Luh Tesi,S.Pd.Dalam amanatnya Beliau menjelaskan bahwa ada beberapa hal penting yang harus dilakukan siswa jika ingin sukses.Tiga poin penting yang dimaksudkan adalah sikap disiplin,suka bekerja keras dan pantang menyerah.


Poin demi poin dipaparkan dengan jelas dan lugas.”Kalau kalian ingin sukses,ingin cita-cita terwujud maka kalian harus disiplin”, imbaunya.” Disiplin harus dilakukan dalam segala hal baik di sekolah maupun di rumah.Disiplin datang ke sekolah tepat waktu.Disiplin mengikuti jam belajar.Disiplin setelah mengikuti pelajaran termasuk pulang sekolah harus disiplin di jalanan”,tukasnya.

Berkenaan dengan kerja keras ia juga mengajak semua siswa untuk meningkatkan etos kerja yaitu belajar dengan giat,membantu orang tua di rumah dan tidak mengeluh ketika mendapat tugas dari orang tua dan guru.

Upacara kali ini yang bertugas adalah pengurus OSIS yaitu MC  Intan Rismayanti,Pembacaan UUD 1945 Asmiati,Janji Siswa Aisyah Ayu Azira Efendi,Pembacaan Doa Desy Aprianti,Pemimpin Upacara Ni Kadek Osi N.D,Ajudan Prema Anand S.C.G.P, Regu Pembawa Bendera Ketut Sulistiani,Kadek Suartama,Muhammad Tio dan dirijen Lutfa Pebrianti.


Salah satu siswa petugas upacara Aisyah Ayu Azira E. ketika diminta pendapatnya tentang tugas yang diberikan  sebagai pembaca janji siswa, Azira begitu  ia  kerap dipanggil temannya mengatakan ia sangat senang dengan tugas ini.” Saya sudah sering menjadi petugas upacara .Berbagai tugas sudah saya kerjakan dari penggerek bendera,MC dan tugas lainnya.Jadi sudah biasa”, tukasnya sembari melempar senyum khasnya.

Saturday, February 2, 2019

SISWA KELAS VIII-2 ANTUSIAS IKUTI PELAJARAN SENI BUDAYA



Jam pertama baru saja usai. Aksi kebersihan sudah selesai.Ruang kelas dan lingkungan tampak bersihBel pergantian jam berbunyi tepat pukul  08.10 Wita.Para siswa bergegas memasuki ruang kelas.Siswa kelas VIII2 siap mengikuti pelajaran Seni Budaya.Siswa Piket membersihkan papan putih yang bersandar di dua kursi.Meja guru tampak rapi.Sejurus kemudian suara sepatu terdengar  .


Guru muda Khaerul Umam,S.Pd   bergegas masuk kelas sembari membawa buku pegangan dan board marker.Sontak para siswa kelas VIII2 berdiri memberi salam.Kemudian duduk dengan rapi.Ketua kelas memimpin doa mengawali kegiatan KBM.Tahapan-tahapan pembelajaran dimulai.Presensi ritual wajib.Apersepsi pun dilakukan sekadar penyegaran materi lalu.


.Puluhan pasang mata focus kepada guru muda yang penampilan dan gayanya yang khas.Ya style seniman .Baju putih,rambut terurai.Dengan santai menyampaikan materi Seni Budaya.”Kali ini kita mempelajari  Poster.”Kalian tahu poster”, Tanyanya  memancing perhatian siswa.”Tahu Pak guru.Poster itu gambar berwarna di baliho”, ketus siswa yang duduk di pojok belakang.KBM  tampak interaktif.

Alumni Universitas PGRI Denpasar inipun melanjutkan penjelasannya.” Poster merupakan sebuah karya seni yang memuat komposisi antara  huruf dan gambar”, tukas pria yang merangkap Bendahara rutin ini.”Poster dibuat dalam berbagai ukuran sesuai dengan kebutuhan.Ada poster besar dan kecil”, imbuhnya.


Selanjutnya Pria berparas tampan nan menawan ini memaparkan ciri utama poster.Ciri poster yaitu menarik perhatian,desain warna-warni lengkap dengan warna kontras.Sedangkan syarat membuat  poster yang baik adalah menentukan topic,membuat kalimat singkat,menggunakan gambar,menggunakan media yang cepat.


Kegiatan selanjutnya siswa diberikan tugas membuat poster.Tema tugas pertama ini adalah tentang kebersihan.Siswa dengan antusias mengerjakan tugas.Buku gambar dan pensil,penghapus sudah di atas meja.Garis demi garis tergores di buku gambar.Sesekali penghapus mulai berfungsi.


Menanggapi tugas membuat poster ini salah satu siswa Siti Zaena mengatakan bahwa membuat poster itu sulit.Terutama menggambar tong sampah .” Gambar tong sampah susah pak”, ujarnya sembari  menunjukkan sebagian gambar  hasil karyanya.

ARAHAN PENTING DARI KEPALA SMPN 3 TANJUNG



Menurut jadwal Jam pertama pembelajaran siswa mengikuti  SKJ tapi kali ini diisi dengan pengarahan oleh Kepala SMP Negeri 3 Tanjung Ni Luh Tesi,S.Pd.Pengarahan ini dilaksanakan di halaman depan Sekolah.Para siswa menyemut dan berkumpul dengan tertib.

Kepala SMP Negeri 3 Tanjung menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian para siswa. Disiplin,tanggung jawab,taat pada aturan sekolah dan parkir semraut tak lepas menjadi sorotan Beliau.


“Akhir-akhir ini kedisiplinan kalian mulai menurun..Kalian harus datang lebih awal”, ujarnya  mengawali  arahannya. “Siswa yang baik harus menegakkan kedisiplinan.Dengan disiplin itulah berawal segala kesuksesan”, imbuhnya.

Terkait dengan kebersihan kelas dan lingkungan sekolah orang nomor 1 di SMP Negeri 3 Tanjung ini  mengimbau  siswa yang piket untuk menjalankan tugas kebersihan kelas secara bertanggungjawab termasuk mempersiapkan administrasi kelas supaya KBM bisa berlangsung baik.



“ Siswa-siswa yang menempati kelas tenda tingkat kebersihannya masih kurang.Tolong Pengurus kelas untuk optimalkan teman-temannya terutama yang piket kebersihan”, tukasnya dengan nada tinggi.Kepada siswa yang tidak ada jadwal piket untuk membersihkan lingkungan sekolah khususnya di sekitar kelas.

Berkenaan dengan  Parkir  Ibu yang aktif di WHDI inipun mengimbau para siswa untuk parkir pada tempat yang disediakan pasalnya bila parkir sembarangan akan berakibat semraut, keamanan motor tak terjamin..
Mengakhiri arahannya Beliau menginmbau kepada para siswa untuk taat pada tata tertib sekolah,tingkatkan disiplin dan jaga kondusifitas pembelajaran , kerjakan tugas-tugas sebagai siswa secara bertanggung jawab.

Friday, February 1, 2019

MATERI IMTAQ KALI INI KAJIAN QS. AT-TIN


Imtaq rutin diadakan di SMP Negeri 3 Tanjung Jumat 1 Februari 2019. Imtaq rutin ini diselenggarakan di dua tempat. Siswa Agama Islam menghadiri Imtaq di depan halaman sekolah. Siswa beragama Hindu menempati ruang Lab IPA.

Pelaksanaan Imtaq diawali dengan Pembacaan surat Yasin. Kemudian Muroja’ah oleh siswa. Kali ini murajoah AlQuran diisi oleh Perwakilan Siswa kelas VIII5 Yunda Dewi. Yunda menghafal surat Al-Alaq dengan suara merdu dan lancar. Siswa lain mendengar,menyimak dengan hening.Ayat demi ayat dilantunkan dengan suara merdu, fasih dan tajwid yang bagus. Surat al Alaq adalah surat ke 96. Arti Al-Alaq adalah segumpal darah.Surat ini terdiri dari 19 ayat yang membicarakan tentang asal kejadian manusia dan perintah membaca.

Selanjutnya  tausyiah disampaikan Muhammad Gafur,S.Pdi. Dalam tausyiah pria kelahiran Orong Ramput ini mencoba menafsirkan Quran Surat At-tin.Ayat yang menjadi kajiannya adalah ayat ke 4-6 bahwa sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.Kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (Neraka). Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh,maka baik bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya.



Terkait dengan Penciptaan manusia dengan sempurna oleh Allah SWT Beliau menegaskan bahwa Iblis sangat cemburu dengan manusia.Karena manusia diciptakan dengan sebaik-baik rupa.”Bersyukurlah kepada Allah atas nikmat yang diberikan kepada kita.Kita diberikan wajah yang tampan,cantik indah dipandang”, ujarnya.”Tetapi rasa syukur itu harus dibuktikan dengan menjalankan amal saleh seperti rajin sekolah,membantu orang tua,rajin mengaji dan ibadah Shalat”, imbuh Pria  Alumni Institut Agama Islam Qomarul Huda Bagu ini.





“Sholat itu hukumnya wajib ain.Tunaikan seruan azan.Tinggalkan game,main layang-layang dan pekerjaan lainnya.Segeralah Sholat berjamaah ke masjid bagi laki-laki.Yang putri sholatlah di rumah.Sholat lima waktu ibarat kita mandi.Bila mandi  lima kali sehari maka kita akan senantiasa bersih”,pungkasnya mengakhiri taklim pagi.




Sementara itu di depan pintu gerbang sekolah sejumlah siswa membaca surat yasin didampingi guru BKdan Urusan Kesiswaan Zulva Kartasasmita,S.Pd.Siswa pembaca yasin ini para siswa terlambat mengikuti Imtaq.Hukumannya mendidik yaitu baca quran.”Lain kali datang lebih awal.Jangan terlambat.Bukan hanya baca quran sebagai hukuman tapi tugas lain menanti yaitu merapikan terpal dan wireless “, perintah urusan kesiswaan Zulva Kartasasmita,S.Pd.


Monday, January 28, 2019

HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG, KELAS TENDA MENGOLAM


Separuh pembelajaran jam ketiga baru berlangsung. Hujan mengguyur dengan deras. Anginpun bertiup kencang. Air mengalir dengan cepat, mengolam di dalam kelas. Sontak siswapun berhamburan meninggalkan kelas, takut sepatu dan tas basah. Mereka berlarian menuju selasar depan ruang Laboratorium IPA.



“Kelas kami banjir Pak. Angin kencang, takut tendanya roboh. Apalagi di dekat kelas ada pohon ketapang jadi takut”, kata Arifin siswa kelas VII-3 dengan nafas  tersengal setelah berlari kencang tinggalkan tenda kelas. “Baru belajar Bahasa Inggris Pak.Gurunya juga ikut lari hindari air hujan”, imbuh nya.


Lain lagi dengan Sinta, siswi kelas VII-5 ini menangis tersedu-sedu. Derai air matanya jatuh mengumpul dibibirnya. Dengan suara terputus-putus sembari menyeka air mata mengatakan bahwa  hujan deras dan angin kencang yang terjadi baru lalu membuat ia ingat ayahnya.


“Ayah sedang kerja sebagai buruh di Selelos. Takut terjadi apa-apa”, katanya sembari berdiri persis di pinggir papan majalah dinding. Tidak hanya para siswa kelas tenda yang berhamburan kelas sebelah yaitu kelas VIII-3 dan VIII-4 juga mengambil langkah yang sama.