SELAMAT DATANG DI SEPUTAR SMP NEGERI 3 TANJUNG

Memuat Info Terkini Tentang Program dan Kegiatan Sekolah.

KEGIATAN SMP NEGERI 3 TANJUNG

Liputan Secara Langsung Kegiatan Sekolah dan Serba Serbi Kejadian Unik dan Menarik.

GURU PEMBELAJAR

Memuat Kegiatan Pembelajaran Guru dalam Rangka Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

PEMBELAJARAN SISWA

Meliput Secara Real Time Kegiatan Pembelajaran Siswa.

SALAM REDAKSI

Tim Redaksi : Wayan Subadre, S.Pd (Editor), Sukradi, S.Sos (Penulis).

Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts
Showing posts with label Berita Terkini. Show all posts

Sunday, January 23, 2022

Upacara bendera hari Senin, 24 Januari 2022

 


        Upacara bendera hari Senin, 24 Januari 2022. Kali ini yang menjadi petugas upacara adalah siswa – siswa kelas VII.2, dan yang bertindak sebagai Pembina upacara adalah H. johdi, S.Pd. Upacara berlangsung dari pukul 07.15 – 07.45. Ini adalah kali pertama siswa – siswi kelas VII.2 bertindak sebagai petugas upacara setelah pelajaran tatap muka penuh di berlakukan. Walaupun ini adalah kali pertama buat siswa – siswa kelas VII.2 menjadi petugas upacara, mereka berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik dan mendapat pujian dari H. Johdi, S.Pd selaku Pembina upacara. Hal ini tidak terlepas dari tangan dinginya pak Raden Azmi Abdullah selaku Pembina OSIS dan para anggota OSIS SMP Negeri 3 Tanjung yang telah melatih siswa – siswa kelas VII.2 dengan baik, sehingga mereka bisa menunjukan perfomanya dengan baik. Selain peran serta OSIS, peran wali kelas VII.2 juga, yaitu ibu Dewa Ayu Dwi S., S.Pd., sangat penting disini untuk pembetukan karakter dan mental siswa – siswa kelas VII.2, sehingga siswa bina’annya berani tampil untuk menjadi petugas upacara pagi ini. 



Dalam upacara kali ini, H. Johdi selaku Pembina upacara menyampaikan beberapa hal, salah satunya masih adanya beberapa orang siswa yang jarang masuk sekolah karena mereka masih terlena dengan sistim pembelajaran daring sebelumnya, atau BDR (Belajar Dari Rumah). H. Johdi juga menyampaikan sistim pembelajaran daring juga tidak maksimal, karena hanya beberapa meteri esensial saja yang bisa di ajarkan guru di sekolah karena jam pelajaran dibatasi atau dikurangi. Dan terakhir, dalam amanatnya H. Johdi memupuk semangat siswa untuk rajin masuk sekolah dan belajar, karena sekarang pemberintah sudah memberlakukan aturan baru, yaitu sistim pembelajaran tatap muka penuh, dan menyampaikan kepada peserta didik untuk tidak menyia – nyiakan kesempatan ini untuk belajar semaksimal mungkin.





Thursday, July 8, 2021

Pemasangan Keramik Dinding Mushola


 

Sunday, July 4, 2021

PENDAFTARAN ULANG PESERTA DIDIK BARU


 

Wednesday, June 16, 2021

PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMPN 3 TANJUNG

Sekretariat PPDB

    Telah dibuka pendaftaran untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2021-2022, melalui 3 jalur:

1. Jalur Afirmasi (16 - 17 Juni 2021)

2. Jalur Zonasi/Perpindahan (21-26 Juni 2021)

3. Jalur Prestasi (5 Juli 2021)

    Untuk pendaftaran langsung saja ke sekretariat SMPN 3 TANJUNG di Jl. Pendidikan, Desa Sokong, Kecamatan Tanjung.

    Untuk tanya - tanya atau informasi lebih jelas bisa hubungi Contact Person dibawah ini:

1. Maria Setaningsih, S.Pd (087860997931)

2. Wayan Subadre, S.Pd (085238758880)

Sunday, April 4, 2021

Pelaksaan Ujian Sekolah DI SMP Negeri 3 Tanjung 2021

Siswa Kelas IX sedang melaksanakan US

    Mulai hari ini, Senin, 5 April 2021, SMP Negeri 3 Tanjung menggelar pelaksaan Ujian Sekolah (US). Ujian Sekolah (US) merupakan salah satu kriteria yang harus dilalui siswa Kelas IX, untuk menentukan kelulusan, sehingga para siswa bisa menanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi.

    Selama masa Pandemi covid-19 tidak ada pelaksanaan Ujian Nasioanal (UN) seperti tahun – tahun sebelumnya, jadi siswa cukup mengikuti Ujian Sekolah (US), sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa Darurat Penyebaran Covid-19, yang diterbitkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim atau yang akrab disapa “Mas Menteri”.

    Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyampaikan beberapa poin, di antaranya berisi tentang penentu kelulusan siswa di tahun 2021 sebagai pengganti Ujian Nasional.

    Penentu kelulusan siswa di tahun 2021 Dalam poin ketiga SE Mendikbud, disebutkan 3 poin yang menentukan apakah siswa dinyatakan lulusan dari satuan atau program pendidikan. Dijelaskan, peserta didik dinyatakan lulus dari satuan atau program pendidikan setelah:

1. Menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester.

2. Memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik.

3. Mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Sunday, December 13, 2020

Senam Pagi SMPN 3 Tanjung


 

Thursday, November 26, 2020

AKSI BERGIZI DI SMP NEGERI 3 TANJUNG DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI KESEHATAN NASIONAL

Aksi Bergizi Di SMP Negeri 3 Tanjung, Jumat/20/11/2020. Dalam Rangka Memperingati Hari Kesehatan Nasional. Narasumber: Ibu Mira, Petugas Gizi dari PUSKESMAS Tanjung.


Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, dan HUT PGRI Ke - 75


Upacara Bendera, Rabu/25/11/2020 dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, dan HUT PGRI yang Ke - 75 Tahun. Kali ini yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wakil Kepala Sekolah, Bapak Dewa Putu Suarbawa, S.Pd.

Wednesday, October 7, 2020

Kujungan TIM SATGAS COVID-19

 

      

TIM SATGAS COVID-19

        Kujungan TIM SATGAS COVID-19 Kabupaten Lombok Utara pada hari  Rabu/08/10/2020. TIM ini merupakan gabungan dari anggota TNI, POLRI, SAT. POL. PP dan NAKES untuk meninjau langsung simulasi kegiatan belajar mengajar tatap muka di SMP Negeri 3 Tanjung dengan menerapkan Protokol Penanganan Covid-19.

        Kegiatan di awali dengan TIM SATGAS COVID-19 didampingi ibu Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Urusan HUMAS meninjau langsung keadaan tiap – tiap ruang kelas sa’at proses belajar mengajar, dilanjutkan dengan ruang – ruang lainnya, beserta lingkungan ataupun halaman sekolah. Berdasarkan tinjauannya TIM SATGAS COVID-19 tidak menemukan satupun warga sekolah yang tidak mengenakan masker, karena sebelum kegiatan simulasi dimulai pada hari senin 14 September 2020, pihak sekolah sudah terlebih dahulu membentuk SATGAS COVID-19 yang sudah bekerja maksimal sesuai dengan protokol penanganan Covid-19 sampai pada berita ini dimuat. Mulai dari menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun, menyediakan disinfektan, memeriksa suhu badan tiap warga sekolah maupun tamu dengan thermogun, memasang papan informasi penanganan covi-19 disetiap titik, menjaga jarak tempat duduk siswa, hingga berkordinasi dengan Nakes setempat.

Protokol ini merujuk World Health Organization (WHO), Kemenkes dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Berikut 15 protokol penanganan Covid-19 di lingkungan dunia pendidikan;

1. Dinas Pendidikan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengetahui rencana atau kesiapan daerah setempat dalam menghadapi Covid-19.

 2. Menyediakan sarana cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol di berbagai lokasi strategis di sekolah sesuai jumlah dibutuhkan.

3. Menginstruksikan warga sekolah melakukan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau pencuci tangan berbasis alkohol, dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) lainnya seperti: makan jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, olah raga teratur, tidak merokok, membuang sampah pada tempatnya.

 4. Membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya handel pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Termasuk Memonitor absensi (ketidakhadiran) warga sekolah, Jika diketahui tidak hadir karena sakit dengan gejala demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas disarankan untuk segera ke fasilitas kesehatan terdekat memeriksakan diri.

5. Memberikan himbauan kepada warga sekolah yang sakit dengan gejala demam/batuk/ pilek/sakit tenggorokan/sesak napas untuk mengisolasi diri dirumah dengan tidak banyak kontak dengan orang lain. 

6. Tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi yang tidak masuk karena sakit, serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran (jika ada). Dalam hal ini bukan kewenangan Kementerian Kesehatan untuk menetapkan, sehingga Kementerian Kesehatan tidak memberikan masukan.

7. Jika terdapat ketidakhadiran dalam jumlah besar karena sakit yang berkaitan dengan pernapasan, Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat.

8. Mengalihkan tugas pendidik dan tenaga kependidikan yang absen kepada tenaga kependidikan lain yang mampu. Dalam hal ini bukan kewenangan Kementerian Kesehatan untuk menetapkan, sehingga Kementerian Kesehatan tidak memberikan masukan.

  9. Pihak institusi pendidikan harus bisa melakukan skrining awal terhadap warga pendidikan yang punya keluhan sakit, untuk selanjutnya diinformasikan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

10. Memastikan makanan disediakan di sekolah merupakan makanan sehat dan sudah dimasak sampai matang.

11. Menghimbau seluruh warga sekolah untuk tidak berbagi makanan, minuman, termasuk peralatan makan, minum dan alat musik tiup yang akan meningkatkan risiko terjadinya penularan penyakit.

12. Menginstruksikan kepada warga sekolah untuk menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan, dan sebagainya).

13. Menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di lingkungan luar sekolah (berkemah, studi wisata).

14. Melakukan skrining awal berupa pengukuran suhu tubuh terhadap semua tamu yang datang ke institusi pendidikan.

15. Warga sekolah dan keluarga yang berpergian ke negara dengan transmisi lokal Covid-19 dan mempunyai gejala demam atau gejala pernapasan seperti batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas diminta untuk tidak melakukan pengantaran, penjemputan, dan berada di area sekolah.

Kunjungan TIM SATGAS COVID-19 Kabupaten Lombok Utara di SMP Negeri 3 Tanjung tidak berlangsung lama, karena TIM SATGAS harus melanjutkan kunjungan ke sekolah lainnya.

 

 

Friday, July 24, 2020

WORKSHOP PENYUSUNAN KTSP DAN PERSIAPAN BDR


Wednesday, July 8, 2020

PELETAKAN BATU PERTAMA MUSHOLLA “BAYANUL ULUM” SMPN 3 TANJUNG


Foto: Peletakan Batu Pertama Oleh Kadis Dikpora

Acara Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Musholla “Bayanul Ulum” SMP Negeri 3 Tanjung berlangsung pada hari Rabu, 08 Juli 2020. Acara ini dihadiri oleh, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Utara beserta jajaran, Kepala Kantor Urusan Agama Kabupaten Lombok Utara, Kepala Camat Tanjung, Kepala Desa Sokong beserta jajaran, Komite Sekolah dan beberapa orang Wali Murid. Acara dimulai dari Sambutan Bapak Mujitahid, S.Ag, selaku Ketua Pembangunan Musholla “Bayyanul Ulum”, dalam sambutannya Pak Mujitahid menyampaikan bahwa dana yang sudah terkumpul untuk pembangunan sekolah sejumlah Rp. 30.000.000, yang merupakan uang yang dikumpulkan dari sumbangan siswa pada setiap kegiatan IMTAQ di sekolah, sumbangan dari para Guru, dan Staf TU. Selain dana yang terkumpul, ada juga sumbangan lain yang berasal dari Wali Murid, yaitu berupa material pasir dan semen seadanya.

Dalam ajaran agama Islam, membangun Masjid atau Musholla merupakan suatu keutungan besar, karena ini adalah amalah Jarriyah. Amalan Jarriyah adalah amalan yang pahalanya akan terus mengalir bagi yang membangunnya, baik membangun dengan tenaga maupun dengan bantuan materi, selama tempat ibadah itu digunakan, selama itu pulalah pahalanya akan terus mengalir.

Seusai sambutan dari Ketua Panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tanjung, ibu Ni Luh Tesi, S.Pd. Dalam sambutannya Buk Luh menyampaikan bahwa dana yang terkumpul itu dirasa masih belum cukup untuk membangun musholla sampai rampung, dan mengharapkan bantuan moral maupun moril, sehingga Pembangunan Musholla “Bayanul Ulum” bisa terwujud. Dalam sambutannya  juga Buk Luh menceritakan, bahwa semenjak gempa melanda KLU 2 tahun silam, SMP Negeri 3 Tanjung tidak memiliki Musholla lagi, dan harus mengarahkan siswa ke Masjid terdekat untuk sholat Dzuhur berjama’ah dan itu tidak efesien.

Acara selanjutnya sambutan dari Bapak Dr. Fauzan Fuad, S.Pd.,M.Pd., selaku KADIS DIKPORA KLU. Dalam sambutannya Pak KADIS menyambut baik keinginan Ibu Kepala Sekolah beserta guru – guru SMP Negeri 3 Tanjung untuk memiliki Musholla, karena dengan adanya Musholla sekolah, kita bisa mengajarkan siswa untuk sholat berjamaah sehingga akhlaqnya akan tertanam dengan baik, dan itu merupakan tugas utama seorang guru untuk mendidik anak agar akhlaqnya menjadi lebih baik.

Seusai menyampaikan sambutannya, Pak Kadis dipercayakan untuk meletakan batu pertama pembangunan Musholla “Bayanul Ulum” didampingi Kepala KUA, Kepala Camat, Kades, Ketua Komite, dan Kepala Sekolah. Dengan ditandai pembangunan Musholla “Bayanul Ulum” dengan peletakan batu pertama maka berakhir pulalah acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla “Bayanul Ulum” SMP Negeri 3 Tanjung.

Wednesday, July 1, 2020

Laporan PPDB Tahun 2020

Kesibukan Panitia PPDB

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tahun 2020 pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, yang dibagi menjadi 4 jalur. Adapun 4 jalur yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1.      Jalur Afirmasi

Jalur afirmasi adalah jalur PPDB yang khusus diperuntukkan bagi peserta didik berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

2.      Jalur prestasi

Jalur prestasi diperuntukan bagi siswa yang berprestasi, baik dibidang akademik maupun non akademik.

3.      Jalur Zonasi

Jalur Zonasi yaitu jalur berdasarkan zona atau wilayah yang sudah ditentukan.

4.      Jalur Perpindahan Orang Tua

Jalur perpindahan orang tua untuk siswa yang ikut pindah tempat tinggal bersama orang tuannya, dibuktikan dengan Surat Keterangangan Domisili dari Pemerintah Desa setempat.

Sejak dibuka pada hari Senin, 08 Juni 2020 sampai dengan 1 Juli 2020, tercatat sudah 17 orang Calon Siswa yang mendaftar melalui Jalur Afirmasi, dan 107 orang Calon Siswa yang mendaftar melalui Jalur Zonasi. Jadi Jumlah keseluruhan 124 Calon Siswa yang sudah mendaftar dari 5 rombel yang sediakan untuk Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020 - 2021.  Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tanjung, ibu Ni Luh Tesi, S.Pd., optimis jumlah Calon Siswa Baru yang akan mendaftar di SMP Negeri 3 Tanjung akan terus bertambah, mengingat pendaftaran untuk Jalur Zonasi masih dibuka sampai hari Jum’at, 03 Juli 2020, ditambah lagi yang akan mendaftar melalui Jalur Prestasi yang akan dibuka pada tanggal 10 Juli 2020.


Tuesday, June 2, 2020

GOTONG ROYONG

        

Ibu Kepala Sekolah  sedang membersihkan plafon        
        Selasa, (02/06/2020) seluruh warga sekolah SMP Negeri 3 Tanjung mengadakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan sekolah. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.30 dan berakhir pada pukul 11.00. Kegiatan ini hanya di ikuti oleh guru dan staf sekolah tanpa melibatkan siswa, karena sesuai dengan edaran dari Pemerintah siswa masih harus tetap belajar dirumah untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Seusai gotong royong kamipun beristirahat diruangan TU sambil mencicipi berbagai macam kue yang disajikan di atas meja.

        Gotong royong merupakan istilah Indonesia untuk bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Istilah ini berasal dari kata gotong yang berarti "bekerja" dan royong yang berarti "bersama". Bersama dengan musyawarah, Pancasila, hukum adat, ketuhanan, serta kekeluargaan, gotong royong menjadi dasar filsafat Indonesia seperti yang dikemukakan oleh M. Nasroen.

        Istilah ini diturunkan dari budaya masyarakat desa yang saling menolong ketika membangun dan memindahkan rumah, menggotongnya bahu-membahu dengan tandu dari batang royong (ruyung), tumbuhan tinggi sejenis kelapa.

 

   


Monday, May 18, 2020

MASKER UNTUK SEKOLAH

Ibu Kepala Sekolah menerima bantuan masker

Guna mencegah penyebaran virus Corona, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (DIKPORA) membagikan masker di tiap –  tiap sekolah yang berada di Kabupaten Lombok Utara. SMP Negeri 3 Tanjung sendiri mandapatkan jatah sebanyak 284 buah masker, sebanyak siswa kelas VII dan VIII, siswa kelas IX tidak dihitung karena sedang  tidak aktif mengikuti KBM setelah selesai mengikuti Ujian Sekolah dan sekarang sedang menanti pengumuman kelulusan. Tidak hanya masker, tiap – tiap sekolah juga mendapat Poster yang berisi himbauan  - himbaun untuk pencegahan dan penanganan covid 19 yang baik.

Siswa – siswa SMP Negeri 3 Tanjung sendiri sampai sa’at berita ini dimuat masih mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menggunakan sistem daring dirumah masing - masing, dan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti KBM menggunakan sistem daring dilakukan home visit (Kunjungan ke rumah) untuk mengetahui langsung permasalahan yang mereka hadapi. Tidak hanya sekedar home visit, para guru di SMP Negeri 3 Tanjung juga sudah menyiapkan materi pelajaran untuk peserta didiknya, dan kegiatan ini sudah dimulai kemarin pada hari Senin, 18 Mei 2020.

Melalui berita Seputar SMP Negeri 3 Tanjung ini, admin menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk bantuan maskernya, semoga dengan adanya masker ini bisa mencegah penyebaran covid 19 di Kabupaten Lombok Utara, khususnya di lingkup SMP Negeri 3 Tanjung, sehingga Corona cepat berlalu dan Peserta Didik bisa kembali belajar di sekolah seperti sedia kala sebelum corona melanda.

 

Thursday, April 2, 2020

SUKARDI SI TUKANG KEBUN



Sukardi adalah pria yang tidak pernah kenal lelah, ditengah – tengah Corona yang sedang melanda dunia pria kelahiran Karang Gebang 37 tahun silam ini tetap rajin bekerja. Pria yang bertugas sebagai tukang kebun di SMP Negeri 3 Tanjung ini setiap pagi hari terlihat sibuk mengerjakan tugasnya untuk membersihkan halaman atau lingkungan sekolah, mulai dari menyapu, menyiram, hingga memotong rumput sehingga halaman SMP Negeri 3 Tanjung selalu terlihat bersih, rapi dan indah.

Tukang kebun memang bukan pekerjaan yang di impikan pak Sukardi, namun beliau tetap professional menjalankan tugasnya walaupun dengan gaji terbatas. Bayangkan apa jadinya sekolah atau kantor tanpa adanya tukang kebun atau petugas kebersihan, pasti sampah akan berseliweran dimana – mana.

Terima kasih pak Sukardi atas segala dedikasinya, pekerjaan mu terlihat kecil namun manfaatnya begitu luar biasa. Semoga kedepannya pemerintah akan lebih memperhatikan nasib orang – orang seperti mu.

Wednesday, April 1, 2020

COVID 19 KAMI TETAP BEKERJA



Banyak yang mengira guru – guru dan staf di SMP Negeri 3 Tanjung libur selama siswa diliburkan atau di Lockdown gara - gara Virus Covid 19 padahal tidak. Setiap jam kerja para guru dan staf TU tetap masuk kerja seperti biasanya, guru tetap mengajar dengan menggunakan aplikasi Google Classroom di ponsel maupun PC atau laptop masing - masing, staf Tu bekerja seperti biasa untuk mengerjakan administrasi sekolah begitu juga dengan operator sekolah. Memang awal – awal mengajar menggunakan  aplikasi agak sulit tapi lama – lama kami mulai terbiasa, kalau boleh jujur kami lebih memilih mengajar dikelas karena mengajar menggunakan aplikasi banyak kendalanya, mulai dari kuota internet, sinyal, materi harus diketik lagi, belum lagi masalah siswa yang tidak mempunyai perangkat elektronik maupun kuota internet. Kami menghindari memberikan tugas yang berlebihan kepada siswa, agar tidak membebani mereka.


Harapan kami masalah Covid 19 cepat berlalu dari bumi ini, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa Kembali lagi seperti sedia kala, perekonomian Indonesia kembali normal sehingga kurs rupiah bisa stabil kambali setelah sempat menjadi mata uang terlemah di Asia Tenggara. Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi semua peraturan pemerintah terkait penangan Covid 19, jangan menganggap sepele Covid 19 karena virusnya cepat menyebar. Cara terbaik tetap stay dirumah, makan makanan bergizi, rajin olahraga, jaga Kesehatan. Apabila terpaksa harus keluar rumah gunakan masker dan jangan lupa bawa hand sanitizer dan disinfectant kemanapun bepergian, pulang kerumah jangan sentuh benda apapun dirumah, langsung mandi dan semua pakaian yang dikenakan selama bepergian langsung dicuci bersih menggunakan detergent. Stop meremehkan Covid 19, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sekarang kesempatan anda menyelamatkan dunia dengan tetap diam dirumah.

Saturday, March 14, 2020

DUKA MENYELIMUTI SMP NEGERI 3 TANJUNG



Berita duka kini menyelimuti SMP Negeri 3 Tanjung, salah satu guru senior di SMP Negeri 3 Tanjung, Bapak Muhammad Gafur, S.PdI telah dipanggil menghadap sang illahi pada hari Kamis malam sekitar Pukul 20.00 WIB di kediaman beliau sendiri di Dusun Orong Ramput, Desa Medana, Kec. Tanjung, Kab. Lombok Utara. Beliau wafat di usia 49 tahun, setelah sakit beberapa bulan terakhir sebelum berita ini dimuat. Sebelum meninggal almarhum sempat dirawat di Puskesmas Tanjung, namun keadaannya tidak kunjung membaik. Pada hari Kamis, 13 Februari 2020 seusai jam kerja, rekan – rekan guru beserta staf SMP Negeri 3 Tanjung sempat menjenguk sekaligus menyemangati “Pak Gafur” sapaan akrab almarhum. Waktu kami berkunjung, kondisinya sangat lemah karena kadar Hemoglobin (HB atau HGB) dalam darahnya cuma 7,0 g/dl. Seharusnya kadar Hb yang normal bagi pria dewasa umumnya sekitar 13,8 sampai 17,2 g/dL. Sedangkan untuk wanita adalah 12,1 sampai 15,1 g/dL, dan jika lebih dari itu, dinyatakan memiliki jumlah Hb tinggi. Pada sa’at menjenguk Pak Gafur, Ibu Niluh Tesi, S.Pd selaku pimpinan di SMP Negeri 3 Tanjung beserta beberapa orang guru sempat ngobrol dengan Pak Gafur, sekalipun kondisinya masih lemah Pak Gafur masih bisa meladeni kami, sesekali berusaha untuk tersenyum. Kunjungan kami tidak lama, mengingat Pak Gafur harus banyak istirahat, kamipun mengakhiri kunjungan kami dengan bersalaman sekaligus menyemangati Pak Gafur.

Selang beberapa hari dirawat di Puskesmas Tanjung, kondisinya tidak kunjung membaik sahingga dirujuk ke RSUD Tanjung. Dari RSUD Tanjung dirujuk lagi ke Rumah Sakit Kota Mataram sampai akhirnya Pak Gafur di Operasi setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis. Pada hari Senin, 09 Maret 2020, pukul 15.22 WIB, melalui pesan Whatsapp Group SMP Negeri 3 Tanjung, Pak Gafur sempat mengabarkan bahwa operasinya berhasil, kamipun senang membaca pesan dari pak Gafur, karena tidak lama lagi Pak Gafur akan kembali lagi ke sekolah. Pada hari Kamis, 12 Maret 2020, sekitar Pukul 22.00 WIB, saya terbangun dari tidur kemudian membaca pesan masuk di Whatshapp Group SMP Negeri 3 Tanjung, saya kaget membaca pesan masuk ternyata sedang heboh membicarakan kondisi terkini Pak Gafur yang semakin melemah, sampai akhirnya saya membaca pesan masuk dari dari Buk Anna Fathurrahman yang mengabarkan “pak Gafur sudah meninggal”. Saya cek, pesannya masuk pada Pukul 20.03 WIB, Pak Zulkiflipun mengiyakan bahwa Pak Gafur sudah meninggal setelah mengecek langsung ke rumah Pak Gafur. “Kullu nafsin dzaa-iqatu almawti tsumma ilaynaa turja’uuna” (Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan). Surat Al-'Ankabut Ayat 57 (29:57). “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156). Selamat Jalan Pak Gafur, semoga segala kebaikan yang engkau perbuat akan menjadi ladang amal sehingga bisa mengantarkan mu ke syurganya Allah, dan apabila pernah berbuat khilah semoga Allah mengampuninya.

Almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang baik, ramah dan juga periang. Selain berprofesi sebagai seorang guru, almarhum juga dikenal sebagai seorang Ustadz dan aktif di kegiaan – kegiatan pengajian dan kemasyarakatan. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Penulis sendiri baru beberapa bulan mengenal beliau namun kepergian beliau meninggalkan kesan yang mendalam “Selamat Jalan Pak Ustadz”.

Monday, January 27, 2020

BABINSA SOKONG BERTINDAK SEBAGAI PEMBINA UPACARA



Upacara bendera kali ini SMP Negeri 3 Tanjung kedatangan tamu dari Koramil 02 Tanjung, yaitu Sersan Abdurrahman beserta 2 personilnya. Seharusnya yang menjadi petugas upacara hari ini adalah siswa kelas VII.3 dan siswa kelas VII.4, namun di undur untuk minggu depan. Sebagai penggantinya dipercayakan kepada anggota OSIS, karena di anggap mampu dan lebih berpengalaman. Berikut susunan Petugas Upacara Senin, 27 Januari 2020; Pemimpin (Dandi Pramana), Pengibar Bendera (I Ketut Sulistiani, Zalfa dan Anggun), Master of Ceremony (Lutfa), Ajudan (Prema), Pengatur (Angga), Komandan 1, 2, dan 3 (Ni Kadek Osi, Tio dan Kadek Swartama, Pembaca Janji Siswa (Aulia), Pembaca UUD 1945 (Dina Aulia), Pembaca Do’a (Eliza Azura), Dirijen (Intan) dan tentu saja Sersan Abdurrahman selaku BABINSA Desa Sokong bertindak sebagai Pembina Upacara.

Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara Sersan Abdurrahman menyampaikan 4 unsur aspirasi bangsa, antara lain; (1) Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional. (2) Keinginan untuk mencapai kebebasan dan kemerdekaan sepenuhnya. Bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negeri. (3) Keinginan untuk unggul secara individualitas keaslian, misalnya dengan menjunjung tinggi bahasa persatuan Indonesia yang bukan diadopsi dari bangsa lain. (4) Keinginan untuk unggul dari bangsa lain dalam mengejar prestasi.

Di akhir amanatnya, Sersan Abdurrahman berpesan kepada seluruh siswa – siswi SMP Negeri 3 Tanjung untuk semangat dalam menuntut ilmu serta menjauhi hal – hal negatif yang bisa merusak moral dan martabat bangsa. Sersan Abdurrahman juga mengajak seluruh bapak – ibu guru di SMP Negeri 3 Tanjung untuk membimbing dan mengarahkan siswa – siswi SMP Negeri 3 Tanjung sebagai generasi muda yang dapat dibanggakan serta menjadi penerus perjuangan bangsa. Sersan Abdurrahman tidak lupa mengajak pihak sekolah untuk menjalin kerjasama dengan personil Koramil 02 Tanjung apabila membutuhkan bantuan untuk melatih siswa dalam Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Seluruh rangkaian upacara dari awal sampai akhir berjalan tertib. Petugas Upacara tidak menemukan kendala yang cukup berarti, karena mereka sudah terbiasa melakukannya. Seusia upacara, sebelum kembali ketempat tugasnya, Sersan Abdurrahman beserta 2 personil Koramil 02 Tanjung tidak lupa melakukan sesi pemotretan dengan seluruh Petugas Upacara, bapak dan ibu guru serta staf Tata Usaha (TU) SMP Negeri 3 Tanjung. Kegiatan kali inipun di akhiri dengan salam – salaman sebelum semuanya kembali ke tempat tugas masing – masing.

Wednesday, January 22, 2020

SEMANGAT BELAJAR DI RUANG KELAS BARU



Siswa - siswi SMP Negeri 3 Tanjug terlihat senang menempati ruang kelas baru (bangunan permanen) yang selesai dibangun pada bulan Desember 2019, dan mulai digunakan untuk aktifitas belajar mengajar pada hari Senin, 13 Januari 2020. Bangunan permanen ini dibangun menggunakan pondasi batu, dinding bata, rangka beton dan atap multi roof. Harapan kepala sekolah ibu Ni Luh Tesi, S.Pd., bangunan baru ini bisa kokoh dan tahan guncangan, sehingga siswa merasa aman, nyaman dan tentu saja tambah semangat belajar. Setelah sekolah mereka hancur diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,0 scala richter pada hari Minggu, 05 Agustus 2018 silam yang mengakibatkan beberapa bangunan di SMP Negeri 3 Tanjung rusak, ada yang rusak ringan, sedang maupun berat. Untuk yang rusak berat kebanyakan ruang kelas sehingga siswa terpaksa belajar di tenda sampai dibuatkannya sekolah sementara yang menggunakan rangka baja ringan, atap spandek dan dinding kalsiboard.

Sampai pada sa’at berita ini dimuat Kamis, 22 Januari 2020 sebagian siswa masih belajar di sekolah sementara. Total jumlah rombel (Ruang Belajar) di SMP Negeri 3 Tanjung berjumlah 15 ruang, 7 kelas sudah menempati ruang kelas baru (bangunan permanen), sisanya yang 8 kelas masih belajar di sekolah sementara. "Semoga kedepannya seluruh ruang belajar di SMP Negeri 3 Tanjung bisa dibangun permanen sehingga aktifitas belajar mengajar bisa berjalan lancar tanpa kendala, karena disamping guru yang handal harus juga didukung fasilitas yang memadai" ujar Pak Dewa Putu Suarbawa, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah sekaligus Ketua Panitia Pembangun SMP Negeri 3 Tanjung.

Gempa 1 tahun silam tidak hanya meluluhlantakkan bangunan tapi meninggalkan trauma yang mendalam bagi siswa dan juga para guru beserta pegawai di SMP Negeri 3 Tanjung bahkan sampai sekarang apabila mengingat peristiwa tersebut. Namun perlahan SMP Negeri 3 Tanjung mulai bangkit dan berbenah agar kedepannya SMP Negeri 3 Tanjung bisa menjadi sekolah terbaik di Kabupaten Lombok Utara bahkan di Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Monday, January 13, 2020

UPACARA BENDERA SEKALIGUS PERPISAHAN



Upacara bendera pada hari Senin, 13 Januari 2020 tampak berbeda dengan upacara bendera pada hari – hari lainnya, suasana agak sedikit haru karena salah seorang guru senior SMP Negeri 3 Tanjung harus pindah tugas ditempat kerja yang baru. Suasana semakin haru ketika pak Zulva Kartasasmita, S.Pd., naik ke mimbar untuk menyampaikan beberapa patah kata sebagai ucapan perpisahan seusai ibu Ni Luh Tesi, S.Pd., melaksanakan tugasnya sebagai Pembina Upacara. “kalau sampai ada, siswa – siswi SMP Negeri 3 Tanjung yang nongkrong diluar sekolah sa’at jam pelajaran berlangsung, saya akan menangkapnya” ujar pak Zulva. Ya, sekarang pak zulva bertugas sebagai Kepala Seksi di Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Kabupaten Lombok Utara.

Akan sulit bagi kami mencari pengganti mu, tapi kami harus mengikhlaskan kepergian mu. Selamat bertugas ditempat baru pak Zulva, terima kasih untuk segala kontribusi positifnya untuk SMP Negeri 3 Tanjung, kami keluarga besar SMP Negeri 3 Tanjung akan selalu merindukan canda tawa mu, ketegasan mu, dan juga disiplin mu.