SELAMAT DATANG DI SEPUTAR SMP NEGERI 3 TANJUNG

Memuat Info Terkini Tentang Program dan Kegiatan Sekolah.

KEGIATAN SMP NEGERI 3 TANJUNG

Liputan Secara Langsung Kegiatan Sekolah dan Serba Serbi Kejadian Unik dan Menarik.

GURU PEMBELAJAR

Memuat Kegiatan Pembelajaran Guru dalam Rangka Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

PEMBELAJARAN SISWA

Meliput Secara Real Time Kegiatan Pembelajaran Siswa.

SALAM REDAKSI

Tim Redaksi : Wayan Subadre, S.Pd (Editor), Sukradi, S.Sos (Penulis).

Tuesday, February 26, 2019

HARI KEDUA UJIAN PRAKTEK BERLANGSUNG LANCAR



Ujian Praktek hari kedua siswa diuji dua mata pelajaran yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Sesuai jadwal jam pertama ujian dilaksanakan pada pukul 07.30 Wita dengan mata pelajaran bahasa Inggris.


Ujian Praktek Bahasa Inggris dilaksanakan di ruang laboratorium IPA dengan Penguji I Sukradi, S.Sos, Penguji II Aptri Syaerulyatun, S.Pd. Materi uji  kali ini masih seperti setahun silam yaitu menyusun teks prosedur dan praktek membaca teks prosedur. Untuk ujian tahun ini disederhanakan yaitu tidak menyajikan jenis makanan pasalnya mempertimbangkan berbagai hal terkait efek domino dari gempa 7.0 magnitudo tahun silam.


Terkait dengan aspek penilaian ditentukan beberapa kriteria yaitu gramatikal, kosa kata, penampilan, kelancaran  dan  lafal. Teks prosedur yang diuji dikhususkan mengenai resep makanan dan minuman nusantara.


Salah satu peserta ujian Deni Rahman ketika diminta pendapatnya mengenai ujian praktek teks prosedur ini mengatakan bahwa cukup kesulitan dalam membuat teks prosedur dan dalam melafalkan kosa kata. ”cara membaca kata-katanya sulit. Lain tulisan lain bacaannya”, ungkapnya sembari menunggu giliran.

Ujian Praktek Bahasa Inggris usai pukul 10.10 Wita. Peserta rehat sejenak. Siswa memanfaatkan waktu istirahat dengan menikmati kudapan. Tepat pukul 10.30 Wita ujian Bahasa Indonesia dimulai. Ujian jam kedua ini siswa kelas IX melaksanakan ujian di kelas masing-masing.


Menurut salah satu tim Penguji Kunin Nasikah S.Pd ketika ditanya mengenai materi ujian praktek menjelaskan bahwa materi yang diuji adalah membuat surat resmi tentang permohonan izin mengadakan kegiatan memperingati hari sumpah pemuda di aula SMPN 3 Tanjung. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh Pengurus OSIS SMPN 3 Tanjung. Sedangkan materi kedua adalah membuat majalah dinding (mading). Mading ini dibuat di kertas karton atau sterofoam. Tema mading yaitu  Hidup Sehat, Literasi Sekolah dan Perangi Narkoba. Untuk praktek mading dikumpulkan paling lambat 1 Maret mendatang.

Hari kedua pelaksanaan ujian praktek lancar, tertib dan terkendali. Para peserta ujian tampak berfikir keras merangkai kata menyusun kalimat yang baik dan benar sesuai kaidah bahasa baku. Ujian usai sekitar pukul 11.30 Wita.
.

Monday, February 25, 2019

UJIAN PRAKTEK PERDANA DIHELAT DI SMP NEGERI 3 TANJUNG



Ujian Praktek Tahun Pelajaran 2018/2019 diadakan di SMP Negeri 3 Tanjung Senin, 25 Februari 2019. Ujian praktek hari pertama ini siswa mengikuti ujian Pendidikan Agama. Pendidikan Agama yang dimaksud adalah Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Hindu dan Agama Budha.


Siswa Agama Islam mengikuti 3 materi uji yaitu Mengaji, praktek tata cara wudhu dan Praktek kaifiat Shalat Subuh. Pelaksanaan ujian Praktek Agama Islam diadakan di ruang Laboratorium IPA dengan Penguji I Mujitahid, S.Ag dan Penguji II Muhamad Gapur, S.PdI.


Salah satu tim Penguji PAI Muhamad Gapur, S.Pd ketika ditanya terkait Materi ujian Praktek menjelaskan bahwa ada  tiga hal yang diujikan yaitu 1. Praktek wudhu yang benar dengan lafaz doa sesudah wudhu, 2.Membaca ayat quran dengan fasih dan benar, 3. Praktek sholat subuh lengkap dengan bacaan doa qunut.

Selanjutnya Pria kelahiran Orong Ramput ini memaparkan aspek penilaian Ujian Praktek PAI yaitu : untuk wudhu Rukun wudhu skor 4, lapz niat skor 3 Doa setelah wudhu 3 jumlah 10. Membaca Quran aspek yang dinilai adalah Makharijul huruf  skor 4, hokum bacaan tajwid skor 3 ,fashah/kelancaran skor 4. Untuk Ujian Praktek shalat aspek yang dinilai adalah rukun shalat skor 3, bacaan shalat skor 3,tuma`ninah skor 2 dan kerapian  skor 2.


Salah satu peserta ujian Agama Islam Khusnul Qinam ketika ditanya tentang  ujian praktek kali ini mengatakan bahwa ia mengalami kesulitan dalam praktek shalat subuh.” Saya baru hafal setengah dari bacaan qunut subuh”, ujarnya.Siswi yang berasal dari Telok dalem desa ini hanya melempar senyum ketika ditanya mengenai pelaksanaan shalat sehari-hari di rumah.

Sementara itu siswa beragama Hindu melaksanakan ujian praktek di ruang Perpustakaan lama.Tampak alat-alat upacara diatur rapi.Dua Penguji siap menjalankan tugas tahunan ini. Penguji I Ni Luh Sri Anggreni, S.Ag, Penguji II Dewa Putu Suarbawa, S.Pd.


Ni Luh Sri Anggreni, S.Ag ketika diminta penjelasannya mengenai ujian kali ini mengatakan bahwa materi yang diujikan adalah membuat canang sari,Puji Trisandya dan Panca Sembah.Di sela kesibukannya menguji para siswa Ibu yang bermukim di Pemenang ini menjelaskan aspek penilaian yaitu 1. Canangsari dinilai kelengkapan bahan,kerapian,keindahan,sesuai dengan arah Nawa Dewata.Puja Tri Sandya yang dinilai adalah sikap tubuh dan ketepatan mantram.Kramaning Panca Sembah yang dinilai posisi tangan dan ketepatan mantram.


Terkait dengan Materi ujian salah satu Peserta Wayan Budiasti mengatakan  bahwa materi yang diujikan tidak asing lagi pasalnya materi persembahyangan yang dilaksakanakan saban hari termasuk membuat canangsari. ”Buat canang itu mudah, kerjaan sehari-hari”, tandasnya sembari menunggu giliran ujian.


Pelaksanaan Ujian Praktek Agama Budha diadakan di ruang Perpustakaan lama. Penguji Ujian Praktek Agama Budha Dewi Kusumawati, S.Ag. Materi yang diujikan adalah Praktek Puja Bakti dan Lagu Buddhis.

Dari pantauan Penulis Pelaksanaan Ujian Praktek hari pertama ini berlangsung lancar, aman, dan tertib. Ujian Praktek perdana ini dimulai pukul 07.30 Wita.

Saturday, February 23, 2019

APLIKASI SIMULASI CBT UN SMP TAHUN 2019


Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015 dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri. Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK. Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK. Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Berikut ini link download Aplikasi CBT UN SMP Tahun 2019 yang dapat digunakan untuk bahan latihan untuk siswa.



Monday, February 18, 2019

SEJUMLAH SISWA IKUTI SELEKSI OSN IPS DI SMPN 3 TANJUNG



Sejumlah siswa mengikuti  seleksi OSN tahap 1 di SMP Negeri 3 Tanjung Senin 18 Februari 2019.Bertempat di ruang guru 13 siswi mengerjakan soal IPS terpadu.Siswi peserta seleksi kali ini adalah siswi kelas VII dan VIII.


Seleksi dimulai pukul 10.30 wita.Para peserta tampak  menjawab soal dengan sungguh-sungguh.IPS terpadu yang diujikan ini terdiri dari materi geografi,sejarah,ekonomi dan sosiologi.Begitu padat dan sulitnya soal seleksi kali ini membuat peserta harus berfikir keras .


Salah satu peserta Dela Ramandani ketika dikonfirmasi mengenai tingkat kesulitan soal mengatakan bahwa soal yang diujikan kali ini cukup memeras otak.”Soalnya cukup sulit.Terutama soal dari materi kelas VII”, akunya sembari  jemari lembutnya memegang pena .


Hal senada juga disampaikan oleh Aisyah Ayu Azira  Efendi. Siswi kelas VIII4 ini juga mengaku kesulitan menjawab soal khususnya materi IPS kelas VII.


Menurut Pembina seleksi OSN IPS Maonatul Aeni  bahwa  dari 13 peserta  seleksi yang akan diterima hanya satu peserta.” Untuk seleksi ini nggak apa-apa banyak,nanti pada akhirnya hanya satu yang kita kirim.Tiap minggu akan kita beri latihan”, tukasnya.” Semoga nanti ada yang tembus sampai tingkat nasional lagi”, harap guru senior yang telah mengantarkan satu siswi SMPN 3 Tanjung mewakili Prov. NTB  pada seleksi OSN IPS tingkat nasional beberapa tahun silam.

“HARGAILAH JASA PARA PAHLAWAN”




Seluruh siswa mengikuti upacara bendera di halaman depan SMP Negeri 3 Tanjung Senin,18 Februari 2019.Upacara bendera ini dihadiri oleh segenap jajaran tenaga pendidik dan kependidikan yaitu sejumlah Dewan guru dan Staf Tata Usaha.Hadir juga dalam kesempatan ini Kepala SMP Negeri 3 Tanjung Ni Luh tesi,S.Pd.Bertindak selaku Pembina Upacara Mujitahid,S.Ag.


Pembina Upacara Mujitahid,S.Ag mengingatkan kepada warga sekolah bahwa Upacara yang dilaksanakan saban senin ini sebagai wujud bukti nyata kita mengenang jasa-jasa para pahlawan.


“ Mari kita hargai perjuangan para pahlawan yang telah berjuang dengan harta ,darah dan air mata demi kemerdekaan.Kemerdekaan yang kita nikmati sampai saat ini merupakan jasa para pahlawan. Demi anak cucu mereka rela berkoban.Hal ini patut disyukuri”, tandasnya.


Terkait dengan ujian praktek yang akan diadakan pekan depan.Pria tambun kelahiran Karang Subagan Pemenang ini mengimbau siswa kelas IX untuk mempersiapkan diri dengan belajar.
“Persiapkan diri kalian dengan sebaik-baiknya.Rajinlahbelajar.Jaga kesehatan dan jangan sering keluyuran apalagi kebut-kebutan”, imbuhnya.


Dalam kesempatan ini Alumnus IAIN Mataram ini juga mengapresiasi petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan optimal.”Kepada petugas upacara saya sampaikan terima kasih bisa bertugas dengan baik.Kepada Pengurus OSIS yang melatih teman-temannya juga saya sampaikan terima kasih.Mulailah belajar berorganisasi dari yang kecil-kecil seperti di SMP ini.Alah bisa karena biasa.Kalau sudah aktif di OSIS Insya Allah di SMA dan di tempat lainnya menjadi terbiasa”,  pungkasnya mengakhiri amanat.


Petugas Upacara kali ini adalah perwakilan siswa kelas IX4 dan IX5 diantaranya Pemimpin Upacara Raden Agung P.W.Pengibar Bendera Merah Putih : Yeni Ardania,Sopiatun,Runi  Juliana, Dirien : Sopia Agustina,Pembaca UUD 1945 : Olivia Amanda.Ajudan : Asbinullah,Pembaca Doa : Huliana,MC : Yulia Handini dan Pembaca janji Siswa I Luh Sri Citra.Pelaksanaan Upacara kali ini berlangsung Khidmat.