Jarum detik menyeruak sepi. Rerumputan bercengkrama dengan tetes embun. Burung pipit berkicau sembari menari dari ranting ke ranting. Langit kelabu dan sinar mentari berkilauan dari sela-sela daun. Cuaca begitu cerah secerah wajah para pencari ilmu. Langkah-langkah kecil namun pasti menapaki pintu gerbang sekolah.
Para siswa bergegas menuju halaman tengah. Mereka berkumpul
persis di depan ruang Tata Usaha. Sementara di depan ruang lobi Pembina OSIS
Raden Azmi Abdullah, S.Pd memberikan arahan. Dalam arahannya pria muda berparas
menawan ini memberikan instruksi kepada seluruh siswa untuk kerja bakti. Jam
pertama saban Sabtu adalah SKJ. Kegiatan SKJ diganti dengan aksi kebersihan.
“Aksi kebersihan hari ini fokus membersihkan kelas
masing-masing. Ada beberapa kelas terlihat belum bersih. Sampah kertas
berserakan. Kepada siswa yang piket membersihkan kelas. Sedangkan siswa yang
tidak piket membersihkan sampah di sekitar kelasnya”, jelas Alumnus Unram ini.
“Khusus untuk siswa kelas VII-3, VII-4 dan VII-5 membersihkan
saluran/got, merapikan tanaman dan membersihkan rumput liar yang tumbuh di
taman“, tandasnya. Pembagian tugas usai. Aksi kebersihan dimulai.
Kerja bakti ini merupakan kegiatan berkala setiap hari Sabtu
jam pertama. Lazimnya dilakukan selama 15 menit setelah SKJ. Tetapi pasca gempa
7.0 Magnitudo enam bulan silam SKJ terhenti pasalnya halaman sekolah dibangun sekolah darurat. ”SKJ bisa dilakukan mulai
sabtu akan datang. Kita laksanakan di halaman depan”, terang Zulva Kartasasmita, S.Pd
selaku Pembina SKJ.
Terkait dengan aksi kebersihan ini Pembina OSIS Raden Azmi
Abdullah, S.Pd berencana untuk memanfaatkan sampah non organik dengan cara daur
ulang. ”Insya Allah kita buat program mengolah sampah plastik menjadi barang
bermanfaat seperti botol plastik bisa jadi pot bunga atau kursi”, ujarnya
disela-sela kesibukan mengontrol aksi kebersihan. ”Program ini akan kita mulai
dari OSIS”, terangnya.
0 comments:
Post a Comment